Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Rino Pungkiawan, Pius
Dwi Nugroho, Agustinus
Gde Oka Widnyana, I Putu
Subject
Televisi
Datestamp
2023-02-24 00:57:21
Abstract :
Jejak-jejak Pra Sejarah di Indonesia telah ditemukan di berbagai daerah dengan
ditemukannya fosil dan artefak yang membuktikan keberadaan peradaban tersebut. Salah satu
penemuan baru yang digagas oleh Tim Balai Arkeologi Yogyakarta adalah sebuah temuantemuan
di pulau-pulau kecil utara Jawa, salah satunya Pulau Kangean. Di pulau ini
ditemukan gua-gua yang diduga memiliki fakta-fakta pra sejarah, salah satunya Gua Arca
yang telah diteliti dan diekskavasi. Temuan jejak pra sejarah di sebuah pulau membuktikan
pula jejak-jejak migrasi manusia pra sejarah. Hal ini tentu saja menarik untuk diangkat ke
sebuah medium film seperti film dokumenter bertema arkeologi. Penelitian ini akan berfokus
pada sebuah proses menerjemahkan proses penelitian dan ekskavasi yang telah dirintis oleh
Balai Arkeologi Yogyakarta dengan melihat kembali hasil penelitian dan arsip yang dimiliki
oleh peneliti Balai Provinsi DIY. Penuturan film yang dipakai adalah bentuk ekspositori,
dimana penekanan informasi dari narasumber dan visualisasinya menjadi kunci kemasan
filmnya. Bentuk ekspositori menekankan pada deskripsi dan penjelasan terkait dengan objek
melalui proses wawancara dan narasi. Penelitian ini penting untuk dilakukan, karena belum
banyak film dokumenter yang mengangkat tema pra sejarah, terlebih apa yang akan
difilmkan adalah sebuah temuan baru. Metode penciptaan yang akan dilakukan melalui
tahapan pra produksi, produksi dan paska produksi, dengan melakukan proses metode riset
dokumen arsip, wawancara narasumber, serta studi pustaka dan dokumentasi. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mewujudkan film dokumenter ekspositori ?jejak-jejak Migrasi Pra
Sejarah? di Pulau Kangean melalui arsip penelitian Balai Arkeologi Yogyakarta, sehingga
film ini menjadi sebuah bentuk dokumentasi arkeologis yang berguna untuk edukasi.
Penelitian ini sesuai dengan TKT tingkat enam sehingga hasil dari penelitian ini adalah film
dokumenter yang memiliki hak cipta dan dituangkan juga dalam bentuk artikel ilmiah
berbentuk jurnal.