Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Sofyan, Rizal
Subject
Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Datestamp
2024-03-15 08:05:58
Abstract :
Hegemoni Multatuli menutup alternatif identitas yang tercipta dari realitas
sosial di Rangkasbitung. Salah satu identitas yang terlihat adalah kosmopolitan. Di
kota Rangkasbitung hidup 4 agama yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, dan
Buddha. Sayangnya realitas sosial tersebut tenggelam dalam besarnya identitas
Multatuli yang selalu dilegitimasi.
Masalah ini merefleksi fungsi teater sebagai alat untuk aktivisme dengan
mengadvokasi identitas kosmopolitan kota Rangkasbitung yang bertujuan untuk
dekolonisasi identitas. Bertolak pada gagasan forum theatre dan ready-made
sebagai landasan artistik untuk penciptaan karya RESTORASI. Forum theatre
menempatkan penonton sebagai bagian aktif dari pertunjukan dengan
mengintervensi pertunjukan untuk menyampaikan solusi. Sementara ready-made
memanifestasi memori kolektif tentang identitas kosmopolitan sebagai refleksi
terhadap kota, masyarakat, dan identitas.
Penelitian ini menggunakan metode practice as research. Praktik digunakan
untuk mencari data berupa pengalaman dan pendapat partisipan dalam sebuah
pertunjukan partisipatoris. Analisis dilakukan untuk mencari tahu relasi masyarakat
dan identitas kota. Hasil penelitian ini ialah karya pertunjukan teater yang
menyampaikan wacana dekolonisasi dengan harapan wacana ini berkembang di
masyarakat.