Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Nada Isrofadillah, Aghika
Subject
Televisi
Datestamp
2023-02-24 06:37:13
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kostum dan karakter tokoh
utama dalam film Enola Holmes. Media Film memudahkan generasi selanjutnya
untuk mengenal dan memahami sejarah politik dan feminisme terutama di Inggris
tahun 1880. Enola Holmes ialah film sejarah mengenai politik dan feminisme yang
memiliki konsep cerita menarik untuk dikulik. Derajat perempuan dan laki-laki
sangat dibedakan. Perempuan diwajibkan untuk memiliki sikap yang sudah
ditanamkan sejak kecil, mulai dari pendidikan, cara makan, bahkan berpakaian.
Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
observasi dan studi pustaka yang datanya bersumber dari film itu sendiri dan
internet. Data dianalisis melalui reduksi data, sajian data, proses penarikan
kesimpulan dan verifikasi. Metode pengambilan sample dalam penelitian ini
menggunakan Purposive Sampling yaitu pengambilan sample dengan
mengandalkan penelitian oleh peneliti.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kostum mempunyai fungsi sebagai
penggambaran tokoh. Setiap tokoh memiliki kostum khas dan menjadi pembeda
dari tokoh lain. Hubungan antara kostum dan karakter pada film terletak pada gaya
berpakaian Enola Holmes yang merupakan cerminan pemikiran dan kepribadannya
serta sebagai penunjuk ruang dan waktu. Karena motivasi Enola yang memakai
kostum sebagai bentuk penyamaran, kostum juga harus membaur dengan situasi
dan tempat yang akan dihadapi. Kostum disesuaikan dengan pakaian dasar, pakaian
tubuh, pakaian kaki, pakaian kepala dan aksesoris. Kostum juga membangun
karakterisasi aktor sesuai dengan 3 dimensi yaitu dimensi fisiologis, dimensi
sosiologis dan dimensi psikologis. Warna dan tata dalam kostum juga
menggambarkan perasaan, kejujuran, ketulusan, emosi, keinginan, semangat, serta
visi masing-masing karakter dalam film.