Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Puspitorukmi, Dyah Pitaloka Intan
Subject
Tata kelola seni
Datestamp
2023-02-27 01:19:43
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan di bidang
produksi dan pemasaran pada 7 Industri Mikro dan Kecil (IMK) Batik Pemalangan saat
ini, menemukan faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari IMK Batik
Pemalangan, serta merumuskan usulan strategi pengembangan di bidang produksi dan
pemasaran untuk mendukung keberlangsungan dan kelestarian Batik Pemalangan.
Lokasi penelitian berada di 5 desa dan kelurahan di Kabupaten Pemalang.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan
tujuan melihat langsung keadaan sebenarnya yang dialami perajin batik pada IMK
Batik Pemalangan. Sumber data didapatkan dari wawancara beberapa nara sumber
internal yaitu koordinator dan pemilik IMK dan nara sumber eksternal yaitu pegawai
Pemerintah Daerah, lalu dari hasil observasi dan dokumentasi langsung di lapangan.
Data yang didapatkan kemudian diolah dengan menggunakan metode kualitatif dan
memakai matriks SWOT.
Temuan di lapangan menunjukkan bahwa 4 dari 7 IMK masuk ke dalam
golongan Industri Kecil dan 3 sisanya masuk ke dalam golongan Industri Mikro.
Pengelolaan produksi dan pemasaran pada golongan Industri Kecil sudah cukup baik,
hanya kurang di produksi produk turunan batik dan pemasaran dan promosi online,
sedangkan pada golongan Industri Mikro masih banyak kekurangan diantaranya belum
mampu memproduksi kain batik secara massal, belum mampu memproduksi kain batik
motif baru, belum mampu memproduksi produk turunan batik dan belum mampu
melakukan pemasaran dan promosi di luar Kabupaten Pemalang dan secara online.
Terdapat pula kesamaan masalah pada IMK yaitu kurangnya SDM muda dan belum
adanya regenerasi perajin batik. Solusi dari permasalahan pada IMK Batik Pemalangan
berada pada peran aktif Pemerintah Daerah dan kerjasama yang baik antara IMK
dengan Pemerintah Daerah, seperti mengadakan pertemuan dan pelatihan-pelatihan di
bidang produksi dan pemasaran secara rutin berkelanjutan, memperbanyak acara besar
berskala regional Pemalang yang melibatkan Batik Pemalangan, memasukkan batik
dalam kurikulum sekolah, mendirikan toko cinderamata khas Pemalang di lokasi-lokasi
strategis seperti stasiun kereta, terminal bus dan tempat wisata, membuat website dan
toko online terpusat yang dikelola Pemerintah Daerah, serta bekerja sama dalam
berinovasi membuat teknik produksi batik yang lebih baik dan efisien