Abstract :
Komunitas Film The Visual Storyteller adalah sebuah komunitas film berprestasi yang berasal dari Kota Surakarta. Namun, sayang komunitas ini masih belum nampak di masyarkat. Dalam era perfilman yang semakin berkembang, sangat disayangkan bila brand awareness masyarakat terhadap Komunitas Film The Visual Storyteller masih rendah. Perancangan ini bertujuan untuk Merancang visual branding yang diaktivasikan pada konten media sosial komunitas film pendek Solo The Visual Storyteller. Hal ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan brand awareness di masyarakat. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Selain itu metode analisis data menggunakan metode SWOT. Media utama yang digunakan dalam penelitian ini berupa media sosial Instagram dan YouTube. Instagram dipilih karena menjadi media sosial yang memiliki lalu lintas tinggi. Sedangkan, YouTube dipilih karena berfokus pada media audio visual yang sesuai dengan fokus bidang dari komunitas. Melalui perancangan ini komunitas dapat menyampaikan pesannya sehingga ekosistem perfilman di Kota Surakarta khususnya, kualitasnya semakin meningkat.