Abstract :
UME berasal dari kata beume yang berarti berladang jika dibahasakan ke
dalam bahasa Indonesia. Kegiatan berladang yang terdapat di desa Kundi
Kabupaten Bangka Barat ini memiliki tahapan yang berbeda dari daerah lain.
Tahapan ini memilki prosesi adat di setiap pasca menanam dan pasca panen.
Dengan melihat posisi bintang Kartika sebagai tanda musim tanam tiba
menambah rasa keingintahuan untuk mengulik lebih dalam tahapan beume ini.
Metode penciptaan yang digunakan penulis yaitu metode penciptaan Alma
M. Hawkins dalam judul bukunya Mencipta Lewat Tari yang di dalamnya
berisikan tentang tahapan mencipta yang dimulai darai eksplorasi, improvisasi,
dan pembentukan. Buku ini dikhususkan dalam bidang seni tari, tetapi penulis pun
menyadari bahwasannya metode ini juga bisa digunakan dalam penciptaan musik
etnis. Selain itu, penulis juga menggunakan landasan teori Transformasi yang
dikemukakan Sapardi Djoko Damono dalam bukunya Alih Wahana. Teori ini
membantu penulis dalam mentransformasikan ide-ide ke dalam komposisi musik
etnis.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka tahapan beume akan diwujudkan
atau ditransformasikan dalam komposisi musik etnis. Dengan menitikberatkan
pada tahapan beume, dengan demikian penulis menjadikan UME sebagai judul
dari karya komposisi musik etnis ini.