Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah memahami hubungan ritme dan aksi panggung
seorang bassis pada genre musik progressive rock. Pada umumnya aksi panggung
merupakan aspek visual yang sangat diperhatikan dalam dunia pertunjukkan, bahkan aksi
panggung ini menjadi bagian dari karakteristik musisi itu sendiri. Penelitian ini akan
membahas lebih mendalam hal-hal yang berkaitan dengan respon seorang bassis
progressive rock terhadap ritme musik yang dibawakannya ketika berada di atas
panggung, dengan menggunakan metode kualitatif. Penulis melakukan wawancara
dengan beberapa narasumber yang berpengalaman dan kompeten dibidang musik,
melakukan observasi melalui media audio dan audiovisual, serta membaca berbagai
artikel, buku, jurnal maupun media online sebagai referensi tambahan yang menguatkan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa aksi panggung pemain bass berhubungan
dengan ritme. Pola-pola ritme ini direspon oleh tubuh dan menghasilkan gerakan mikro
maupun makro yang berhubungan dengan aspek visual pada suatu pertunjukkan. Tingkat
kesesuaian antara ritme dan aksi panggung mempengaruhi persepsi penonton terhadap
makna lagu. Pola ritme yang kompleks pada progressive rock membuat pemain bass tidak
banyak bergerak, hanya ekspresi dan gerak tubuh yang selaras dengan ritme yang menjadi
aksi panggungnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ritme sangat
mempengaruhi aksi panggung seorang pemain bass progressive rock. Pemain bass tidak
bergerak sesukanya, tetapi bergerak karena mengikuti ritme musik sesuai pola ritme dari
komposisinya. Respon pemain bass terhadap musik pada akhirnya memperjelas makna
lagu, sehingga mengena pada emosi penonton.