Abstract :
Minimnya kegiatan tatap muka pembelajaran pada pandemi Covid 19 lalu, semakin
melunturkan kepekaan siswa terhadap lingkungan sosialnya. Kepekaan terhadap
lingkungan sosial menjadi salah satu urgensi pembentukan karakter siswa yang
dibutuhkan saat ini. Di era endemi ini, Kemendikbudristek tengah berupaya
memulihkan kembali sistem pendidikan karakter Indonesia dengan mengarahkan
semua satuan pendidikan dari tingkat dasar sampai menengah untuk mewujudkan
karakter ?Profil Pelajar Pancasila (P3)? di sekolah. P3 sendiri berarti Profil Pelajar
Indonesia yang berkompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai ? nilai
Pancasila. Perwujudan P3 di sekolah perlu didukung dengan kegiatan penguatan atau
proyek yang dapat mengarahkan siswa pada hal ? hal baik. Penelitian ini bertujuan
untuk melihat hal ? hal baik yang didapatkan dari proses pembelajaran kreasi musik
yang dimanfaatkan sebagai sarana pembentuk karakter P3. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan
fenomenologi, guna mendeskripsikan segala tahapan yang dilakukan selama proses
berkreasi musik. Pembelajaran kreasi musik tersebut dilakukan di SMP
Muhammadiyah Srandakan Bantul secara langsung oleh peneliti bersama siswa.
Berdasarkan pengamatan dan dokumentasi yang dilakukan dalam 9 kali pertemuan
ditemukan beberapa dimensi penting P3, yaitu dimensi gotong ? royong, bernalar
kritis, dan kreatif selama proses pembelajaran kreasi musik berlangsung. Hal ini
menunjukkan bahwa kreasi musik memberikan dampak signifikan terhadap
pembentukan karakter siswa yang semakin peka terhadap lingkungan sosialnya.