DETAIL DOCUMENT
Pergerakan Industri Musik Alternatif Di Indonesia Dalam Penyutradaraan Program Televisi Feature “Alternatif” Menggunakan Gaya Ekspositori Episode “Bandung”
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ikhlas, Muhammad
Subject
Audio Visual 
Datestamp
2023-08-02 01:04:16 
Abstract :
Industri musik Alternatif yang dahulunya lebih dikenal dengan sebutan underground selalu berkembang pada setiap masanya, namun keberadaan para musisi dan karya dari musisi independen seringkali dikesampingkan. Menariknya, industri musik tersebut dapat bertahan dan berkembang hingga sekarang. Program televisi feature ?Alternatif? akan membahas mengenai pergerakan industri musik independen di Indonesia, terutama di kota Bandung. Program televisi feature ?Alternatif? akan memberikan informasi bagaimana awal kelahiran musik independen di Indonesia, faktor yang membuat mereka dapat bertahan di balik gempuran industri mainstream, serta bagaimana kondisi mereka saat ini. Informasi-informasi tersebut akan dipaparkan oleh sutradara dalam program televisi ini menggunakan gaya ekspositori dengan menggunakan narasi dan wawancara bersama narasumber terkait. Penerapan gaya ekspositori pada program televisi feature ini menggunakan narasi dan wawancara narasumber agar dapat menampilkan beragam informasi mengenai industri musik alternatif di kota Bandung dengan durasi yang singkat, efektif dengan beragam informasi yang diberikan. Narasi dan wawancara yang disampaikan pada program ini menggunakan bahasa yang tidak baku sehingga dapat memberikan kesan yang santai namun tetap informatif. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta