DETAIL DOCUMENT
Penggunaan Tanda Metaforis Sebagai Penguat Dramatisasi Cerita Pada Penyutradaraan Film Fiksi Renjana
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Nur hidayat, Rochmad
Subject
Audio Visual 
Datestamp
2023-08-02 06:25:33 
Abstract :
Film juga berfungsi untuk menyuarakan ekspresi, kegelisahan dan pemikiran penciptanya, seperti isu-isu tentang lingkungan, sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Karena film dapat menyampaikan pesan maka dengan demikian sangat penting atau perlu sekali membuat film dengan tema yang dekat dan sedang marak di masyarakat seperti perselingkuhan, baik untuk menghibur ataupun menegur perilaku perselingkuhan. Penggunaan tanda metaforis dijadikan sebagai konsep utama pada visualisasi film fiksi ?Renjana? agar dapat memperkuat penceritaan dengan gaya nonverbal dan meningkatkan dramatisasi cerita pada film fiksi ?Renjana?. Tanda metafora dipilih karena memiliki hubungan yang kuat terhadap sebuah adegan film dengan komunikasi nonverbalnya yang cukup lugas. Tanda metafora yang dipilih berdasar kemiripan atau similaritas yang dapat mewakilkan makna dari tanda itu sendiri, salah satunya seperti penggunaan cincin kawin, gantungan kunci dengan pola yang sama dipakai suami dan istri sebagai sebuah gambaran ikatan. Film fiksi ?Renjana? yang mengangkat isu dari korban perselingkuhan, dengan penggunaan tanda metafora sebagai penguat dramatisasi cerita. Film fiksi ?Renjana? ini mengusung tema perjuangan dari kalangan menengah ke bawah yang menceritakan tentang Wati seorang perempuan yang telah menikah selama tiga tahun sedang berjuang menjalani hidup seorang diri setelah suaminya pergi meninggalkannya. Kehidupannya menjadi buah bibir, statusnya yang seperti janda dan kehamilannya menyebabkan beberapa masyarakat membicarakannya. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta