Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Christian Manik, Reynaldo
Subject
Etnomusikologi
Datestamp
2023-08-22 02:16:49
Abstract :
Ibadah Jumat Agung merupakan ibadah yang disakralkan umat Kristiani.
Ibadah Jumat Agung merupakan ibadah peringatan akan kematian Yesus Kristus,
dengan demikian tema yang dibawakan adalah tema kedukaan dan kesedihan. Pada
saat Ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Yogyakarta, musik yang mengiringi
adalah musik Etnis Batak Toba. Dari data yang ditemukan, terbentuk rumusan
masalah mengenai bentuk dan penyajian serta respons emosi musikal yang muncul
dari adanya musik etnis Batak Toba dalam Ibadah Jumat Agung. Penelitian
menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan Etnomusikologis, dengan
teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi, wawancara,
dokumentasi, dan melakukan analisis data. Teori yang digunakan untuk membedah
segi tekstual adalah teori Djelantik yang membahas mengenai unsur-unsur
penyajian suatu karya musik, kemudian untuk membedah segi kontekstual adalah
teori Djohan yang membahas mengenai respons emosi musikal dapat muncul dalam
suatu pertunjukan/penyajian karya musik. Berdasarkan data yang dianalisis, musik
etnis Batak Toba yang disajikan berbentuk Ansambel dan disajikan untuk
mengiringi lagu-lagu dalam Ibadah Jumat Agung, salah satunya lagu BN 622 : 1 ?
2 ?Sungguh Jelas Terlihat? BL 622. Lagu ?Sungguh Jelas Terlihat? berbentuk satu
bagian. Respons emosi musikal muncul ketika lagu ?Sungguh Jelas Terlihat?
diiringi oleh Ansambel Musik Etnis Batak Toba pada saat Ibadah Jumat Agung di
Gereja HKBP Yogyakarta. Respon yang muncul seperti menunduk, merenung, dan
berekspresi sedih.