DETAIL DOCUMENT
Penggunaan Leitmotif Pada Karya Musik "It's Okay To Not Be Okay" Dengan Format Piano Quintet.
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Benita Ruwinta Putri, Thea
Subject
Komposisi Musik 
Datestamp
2023-08-07 04:42:32 
Abstract :
Karya musik ?It?s Okay to Not be Okay? dibuat berdasarkan teori five stages of grief yang dikemukakan oleh seorang psikiater bernama Elisabeth Kubler-Ross. Teori five stages of grief adalah sebuah teori yang membahas mengenai lima tahap emosi yang dialami oleh seseorang pada saat berada dalam kondisi berkabung. Adapun kelima tahapan yang terdapat dalam teori tersebut adalah denial (penolakan), anger (kemarahan), bargaining (penawaran), depression (depresi), dan acceptance (penerimaan). Karya musik ?It?s Okay to Not be Okay? merupakan karya musik program. Pada karya ini,terdapat penggunaan leitmotif sebagai penggambaran dari kabar duka yang menjadi benang merah antara setiap movement. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui alasan makna dan pesan dalam lima tahapan kedukaan Kubler-Ross menjadi hal yang penting untuk diinterpretasikan dalam karya musik ?It?s Okay to Not Be Okay? dan untuk mengetahui cara penerapan teknik leitmotif ?pick-a-note? dalam karya musik ?It's Okay to Not Be Okay?. Proses penulisan karya ?It?s Okay to Not be Okay? diawali dengan perumusan ide penciptaan yang dilanjutkan dengan penentuan judul karya. Penulis kemudian melakukan observasi dan pengumpulan serta verifikasi data yang kemudian dilanjutkan dengan tahap penyusunan konsep dan sketsa dasar musik dari setiap movement yang ada. Setelah itu, penulis menentukan instrumentasi dan mulai menggarap detail karya yang kemudian ditulis pada aplikasi notasi musik. Dari hasil keseluruhan pembahasan, maka diambil kesimpulan bahwa makna dari setiap tahap kedukaan penting untuk disampaikan agar dapat menjadi media refleksi diri bagi penulis dan pendengar. Selain itu, agar leitmotif yang digunakan dapat merepresentasikan kabar duka yang memiliki kesan acak dengan baik, penulis menggunakan teknik ?pick-a-note? yang membebaskan pemain untuk memainkan nada apapun dengan sebuah batasan tertentu. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta