DETAIL DOCUMENT
Perempuan dan Stretch Marks Sebagai Ide Penciptaan Busana Kasual
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Nurulzein, Fauziriska
Subject
Kriya Tekstil 
Datestamp
2023-10-27 08:35:34 
Abstract :
Banyak orang yang beranggapan bahwa stretch marks atau guratan-guratan halus pada tubuh adalah sebuah kekurangan sangat menggangu untuk dilihat padahal munculnya sebuah guratan-guratan halus pada umumnya dikarenakan oleh kehamilan, maka secara filosofi stretch marks adalah saksi bisu atas terlahirnya sebuah kehidupan. Stretch marks inilah yang akan menjadi sumber inspirasi motif batik yang akan di wujudkan ke dalam busana kasual dan menyatukan tradisi tradisional dengan linimasa modern. Penciptaan karya ini akan menunjukan bahwa batik mampu keluar dari zona nya sebagai busana yang tersegmentasi. Metode yang digunakan dalam Tugas Akhir ini antara lain metode pendekatan dan metode penciptaan. Metode pendekatan pada penciptaan karya Tugas Akhir ini menggunakan metode pendekatan estetika, digunakan oleh penulis untuk menelaah mengenai unsur-unsur keindahan yang terdapat pada stretch marks serta pendekatan ergonomis penulis gunakan untuk menciptakan busana yang nyaman pada saat dipakai. Metode penciptaan yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah metode dari S.P.Gustami yaitu eksplorasi, perancangan, perwujudan Karya yang diciptakan adalah 6 busana kasual yang berjudul Glace, Phase, Appear, Uncover, Bold, Acceptance. Terdiri dari 2 gaun panjang, 2 gaun dibawah lutut, 2 rok, 2 kemeja, 1 kaos, dan 1 blazer. Karya ini diciptakan menggunakan teknik batik dan sulam usus. Kata kunci: Perempuan, Stretch Marks, Busana Kasual, Batik, Sulam Usus 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta