Abstract :
Ritual Rokat Tase? merupakan salah satu tradisi masyarakat Pesisir Madura yang dilakukan dengan tujuan untuk meminta keselamatan dan bentuk syukur pada tuhan atas limpahan rezeki yang telah didapatkan dari laut. Ritual Rokat Tase? di Desa Marengan Laok dilakukan setiap tahun dan sudah ada sejak zaman dulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek ekofeminisme dalam ritual Rokat Tase?. Penelitian ini menggunakan teori performance studies, ritual Rokat Tase? sebagai objek penelitian dalam kajian ini bisa dikatakan sebagai peristiwa pertunjukan. Ritual Rokat Tase? menarik jika dikaji menggunakan pisau analisis ekofeminisme, karena peran perempuan dalam ritual Rokat Tase? merupakan representasi dari kehidupan mereka sehari-hari, sebagai ibu rumah tangga sekaligus berperan di ranah publik untuk membantu perekonomian keluarga. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa ritual Rokat Tase? terus dilakukan oleh perempuan dan warga Desa Marengan Laok bukan hanya untuk melestarikan tradisi, tetapi karena kesadaran untuk mempererat relasi dengan laut yang sudah memberikan penghidupan pada masyarakatnya.