Abstract :
Pande besi, merupakan sebuah aktivitas pekerjaan yang dapat ditemui di Jodog. Pande besi di Jodog merupakan suatu pekerjaan menempa besi maupun logam dalam bentuk alat - alat pertanian. Aktivitas pekerjaan tersebut, bagi penulis merupakan suatu habitat, serta identitas penulis sebagai seorang cucu dari Empu pada salah satu perapen di Jodog. Pekerjaan yang termasuk dalam Warisan Budaya tak benda tersebut, kini menjadi salah satu pekerjaan yang terancam eksistensinya, berbagai faktor, baik gempuran produk import, penerus, perubahan gaya hidup maupun teknologi serta gempa besar 2006 di Bantul dan beban kerja yang berat merupakan suatu faktor utama masalah kelestariannya. Kini, tinggal 5 perapen atau salen yang masih aktif.
Terlepas dari hal tersebut, pande besi Jodog merupakan aktivitas pekerjaan yang penuh dengan inspirasi, nilai luhur, pesona estetis, ambience, performing art, serta artefak - artefak peninggalan yang luhur dan temurun. Maka dari itu, sebagai seorang perupa, cucu, dan bagian dari habitat tersebut, suatu kesadaran akan tanggung jawab moral, apresiasi, sesrawungan dan spiritual bagi penulis untuk turut berpartisipasi men-sustainable cultural heritage pande besi Jodog melalui karya grafis. Melalui karya eksperimen Collagraph menggunakan nat keramik ini, penulis berharap mampu menjembatani ulang kesadaran inclusive per-pande wsian kepada audience.