Abstract :
Museum Ronggowarsito merupakan museum umum yang terletak pada
persimpangan jalan layang menuju Bandara Ahmad Yani. Pada tahun 1975 oleh
oleh proyek rehabilitasi dari permuseuman Jawa Tengah dan secara resmi dibuka
oleh Prof. Dr, Fuad Hasan pada tahun 1989. Bangunan ini mempunyai empat
gedung utama yang masing masing memiliki dua lantai. Pada perancangan ini
menggunakan teori pendekatan tematik. Untuk menjawab kebutuhan dan fungsi
ruang menggunakan prinsip adaptasi visual dari Kota Lama dengan gaya colonial.
Penggunaan warna monokromatik akan mengurangi fokus pada estetis ruang agar
koleksi tidak terkaburkan. Penggunaan teknologi sensor gerak dipilih sebagai
penggerak otomatis pada beberapa ruang audiovial