Abstract :
Pelajaran sejarah di Indonesia menghadapi masalah problematis karena mayoritas siswa menganggapnya sebagai mata pelajaran yang membosankan. Fakta ini begitu disayangkan mengingat dalam mata pelajaran ini terdapat pelajaran dan nilai-nilai hidup yang dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi remaja sebagai kesiapan diri menghadapi kehidupan. Jika hal ini tidak diatasi, dampak paling signifikan adalah terbentuknya sebuah generasi yang terputus dari sejarah bangsanya sendiri. Masalah ini telah menjadi keprihatinan banyak pihak terkait seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia hingga komunitas penggiat sejarah ?HISTORIA? yang meyakini perlu adanya revitalisasi pada penyelenggaraan pembelajaran sejarah. Salah satu aspek pembelajaran sejarah yang paling penting adalah inovasi media pembelajaran yang digunakan. Dibutuhkan media baru yang dapat menarik perhatian siswa untuk mengikuti pelajaran sejarah disekolah. Banyak tokoh sejarah yang baik pemikiran, moral, maupun tindak-tanduknya patut menjadi teladan, salah satunya adalah pahlawan nasional perempuan asal Aceh yaitu Malahayati. Perancangan motion graphics tentang Malahayati ini bertujuan untuk menyediakan media pembelajaran alternatif yang diposisikan sebagai suplemen pelajaran pada mata pelajaran sejarah karena keterikatannya dengan materi yang termasuk dalam kurikulum mata pelajaran sejarah tingkat sekolah menengah atas yaitu mengenai tokoh Cornelis de Houtman Perancangan ini mengadaptasi metode kualitatif dengan menggunakan analisa model 5W+1H. Kisah Malahayati yang diangkat dimaksudkan untuk menularkan semangat Malahayati yang pantang menyerah dalam menjalani pasang-surut kehidupannya kepada para siswa sekolah menengah atas.