Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Gitarani Putri Dinta, Ear
Subject
Etnomusikologi
Datestamp
2023-09-12 03:07:59
Abstract :
Penelitian dengan judul ?Eksistensi Musik Angklung jalanan di Yogyakarta? ini
bertujuan untuk menjawab rumusan masalah di antaranya: faktor-faktor apa saja yang
melatarbelakangi bertahannya grup-grup Angklung selama 15 tahun serta bentuk penyajian dan
analisa bentuk musik Angklung jalanan di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah deskriptif analisis yaitu metode pengumpulan data yang bersifat kualitatif. Penelitian
ini memilih disiplin etnomusikologi sebagai landasan dalam penelitian serta penulisan.
Dilakukan perbandingan terhadap tiga grup Angklung yang masih aktif selama masa pandemi
untuk menjadi perwakilan dalam melihat bentuk penyajian serta analisa bentuk musik Angklung
di jalanan kota Yogyakarta.
Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mendasari bertahannya grup-grup
Angklung selama 15 tahun yaitu: dorongan ekonomi, kerjasama yang baik antar anggota grup,
respons pengguna jalan, relasi sosial antar pengamen Angklung, keberadaan Paguyuban
Angklung Yogyakarta, serta dukungan dari LKBH Pandawa. Dalam penyajiannya, grup-grup
Angklung jalanan memainkan Angklung yang disusun dalam sebuah bingkai kayu dan diikat
dengan karet dan kawat lalu diletakan di atas sebuah stand. Selain memainkan Angklung sebagai
alat musik utama, grup-grup Angklung jalanan juga memainkan Gambang, Tripuk (Snare, Tom-
tom, Ketipung, Cymbal, Hi-hat), Cello, Bass Gede, serta Kenthongan. Lagu-lagu yang
diperdengarkan oleh pemain Angklung berupa lagu bergenre dangdut koplo ataupun bernuansa
dangdut koplo. Lagu ?Tanpa Batas Waktu? versi Grup Pegasus dianalisa menggunakan buku
Ilmu Bentuk Musik yang ditulis oleh Prier SJ. Buku tersebut menjabarkan dasar-dasar yang
digunakan dalam bentuk musik yaitu: bentuk musik, kalimat dan motif. Berpedoman pada
pernyataan Prier, penelitian ini menentukan bentuk musik, kalimat serta motif yang terdapat
dalam lagu ?Tanpa Batas Waktu? versi Grup Pegasus.