DETAIL DOCUMENT
Fungsi Tari Tayub Mulyo Budoyo Pada Upacara Sedekah Bumi Di Desa Slaharwotan Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Putri Maulinda, Isnawati
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-09-15 07:44:09 
Abstract :
Tayub merupakan salah satu bentuk tari rakyat tradisional yang sangatpopuler. Tari Tayub yang pada awalnya merupakan tari kesuburan kini dalamperkembangannya tampak menjadi sebuah tari pergaulan. Seperti halnya yangterjadi di Desa Slaharwotan. Hal ini yang menjadi pokok permasalahan untuk mengetahui sebenarnya apa fungsi tari Tayub Mulyo Budoyo dalam upacaraSedekah Bumi bagi masyarakat Desa Slaharwotan dan bagaimana bentukpenyajian tari Tayub Mulyo Budoyo. Untuk membantu menemukan jawaban daripermasalahan tersebut, dipakailah pendekatan etnokoreologi yang didukung dengan teori Fungsionalisme Robert K Merton. Adapun metode yang dipakaiadalah deskriptif analisis. Teori Robert K Merton digunakan untuk menemukan sejauh mana fungsitari Tayub Mulyo Budoyo yang diharapkan dan yang tidak diharapkan olehmasyarakat Desa Slaharwotan. Di dalam melakukan analisis fungsional terhadap bentuk penyajian, dan fungsi tari tayub dapat ditemukan bahwa tari tayub MulyoBudoyo merupakan jenis tari kelompok yang berkembang di kalangan masyarakatpetani. Fungsi manifes dari tayub Mulyo Budoyo adalah sebagai ritual untuk menghindarkan desa dari malapetaka. Sebagai hiburan atau tontonan masyarakatyang dipentingkan di dalam tariannya adalah sebagai rasa riang gembira. Sebagaiidentitas masyarakat Desa Slaharwotan tari Tayub Mulyo Budoyo memiliki cirikhas yang membedakan dengan tayub lainnya. Sebagai pengikat solidaritasmasyarakat menjadi titik pemersatu serta memperkuat rasa persatuan dankesatuan masyarakat Desa Slaharwotan, hal ini dapat kita lihat dari antusiasme warga yang hadir dengan penuh semangat kegotongroyongan. Fungsi laten tariTayub Mulyo Budoyo adalah tindakan penyimpangan sosial seperti judi danmabuk - mabukan. Kehadiran tari Tayub Mulyo Budoyo sebagai sarana ritual, hiburan,identitas masyarakat, dan pengikat solidaritas menjadi harapan masyarakat, tidakterlepas dalam tujuan masyarakatnya untuk menjaga keseimbangan kehidupan sosial budaya daerah dan keseimbangan hidup dengan alam lingkungan sekitar.Pelaksanaan tari Mulyo Budoyo di Desa Slaharwotan terus dilakukan dandikembangkan hingga saat ini termasuk ke dalam upaya pelestarian agarkeberadaannya tetap terjaga dan terhindar darisegala bentuk penyimpangan sosial. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta