Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ginting, Zevanya Diankosta
Subject
Penyajian musik (musik pertunjukan dan pop-jazz)
Datestamp
2023-10-05 08:32:56
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengembangan
rudiment pada teknik ghost note, bagaimana penerapan rudiment pada teknik ghost
note dalam lagu ?Hungry Ghost? dan bagaimana bentuk lagu ?Hungry Ghost? karya
grup Mehliana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakuan berupa
observasi, wawancara, analisis data, dan eksplorasi. Teknik ghost note pada drumset
biasanya dimainkan dengan dinamika lembut (piano) dan menggunakan teknik
pukulan tap stroke pada snare drum. Ada 40 nomor Rudiment yang secara resmi
dirilis oleh Perccusive Arts Society. Kata rudiment pertama kali dikemukakan oleh
Charles Stewart Ashwort pada tahun 1812 dalam bukunya yang berjudul A New,
Useful and Compete System of Drum Beating. Rudiment adalah pola-pola pukulan
pada drumset dengan kombinasi anggota tubuh tangan kanan dan tangan kiri. Hasil
dari penelitian ini adalah penerapan dan pengembangan rudiment multiple bounce
roll, flamacue, single drag tap, flam accent, dan paradiddle pada teknik ghost note
dalam lagu Hungry Ghost. Beberapa rudiment penulis eksplorasi dengan
mengkombinasikan rudiment pada tangan kanan,kiri dan kaki kanan. Pada penelitian
ini penulis menyajikan lagu Hungry Ghost dalam format trio menggunakan
instrumen bass electric, keyboard, drumset. Bentuk lagu Hungry Ghost adalah A?B?
A2?solo drumset-A3 (ending) pada sukat 7/4. Ada dua pola ritme utama dalam lagu
Hungry Ghost. Yaitu pada bagian B dan bagian A2. Lagu Hungry Ghost tidak
memiliki melodi utama didalamnya, lagu ini hanya berisi putaran chord dan diisi
dengan improvisasi keyboard. Saran sebelum mempelajari rudiment, teknik ghost
note dan penerapannya adalah untuk kembali ke latihan dasar pukulan drumset yaitu
tap, full stroke, down stroke.