Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui cara-cara pentransformasian cerita Al Kitab dan Kidungan Pasamuan Kristen Jawi ke dalam sebuah naskah pakeliran wayang Warta, yang meliputi struktur lakon, sulukan dan gendhing sebagai iringan. Al Kitab merupakan kanonik bagi umat Kristiani yang memuat doktrin-doktrin keagamaan dan Kidungan Kristen memuat pujian Mazmur untuk memuliakan nama Tuhan bagi agama tersebut. Naskah Lakon Absalom karya R. Soemijanto diambil sebagai studi kasus dalam penelitian ini. Setelah dilakukan analisis struktural dan dengan perbandingan dari kedua karya tersebut maka akan dapat diketahui kadar penyimpangan-penyimpangannya. Dalam penyusunan naskah pakeliran wayang Warta, penyusun masih mengikuti konvensi tradisi Surakarta, yaitu struktur lakon dan bentuk-bentuk iringan masih mengacu pada pakeliran wayang Purwa. Dalam penyusunan naskah tersebut terjadi- perubahan, yang di dalamnya terdapat penambahan, penukaran, penggantian, dan penghapusan. Perubahan struktur adegan dan yang lainnya dipengaruhi oleh durasi pertunjukan wayang yang memakan waktu kurang lebih 2 sampai 3 jam, dan penyesuaian bentuk-bentuk yang terdapat pada konvensi wayang Purwa tradisi Surakarta. Meskipun terdapat perubahan bentuk dari karya sastra ke dalam sebuah naskah pakeliran, inti dari sumber keduanya tidak mengalami perubahan atau dengan kata lain perubahan ini terjadi pada tataran permukaan saja sedangkan tataran yang lebih dalam tidak mengalami perubahan.