DETAIL DOCUMENT
Analisis Teks Karya Tari Momoye dalam Konteks Gender
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ningsih, Tria
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-10-31 02:32:02 
Abstract :
Sumber acuan garapan tari Momoye ini adalah realita kehidupan yang dialami oleh Mardiyem yang mempunyai nama Jepang Momoye sebagai Jugun Ianfu (pemuas seks para serdadu Jepang). Penelitian ini mengupas berbagai persoalan gender yang terdapat dalam tari Momoye. Analisis semiotik dari teks karya tari Momoye memberikan kesimpulan bahwa karya tari ini hanya mengangkat realita sumber acuan yang ada dan karya tersebut cenderung memberikan pencitraan terhadap marginalisasi perempuan. Penelitian ini mengupas berbagai persoalan gender yang terdapat dalam karya tari Momoye, akan tetapi dalam konstruksi teoritik gender tidak ditemukan suatu konsep atau teori yang secara khusus dapat diaplikasikan sebagai alat untuk menganalisis suatu karya tari. Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain yang tepat untuk dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis objek penelitian. Adapun pendekatan semiotik dipilih sebagai alat untuk menganalisis tanda yang ada dalam koreografi Momoye ini. Tanda-tanda (sign) yang digunakan oleh koreografer dalam koreografi Momoye dibaca dengan menggunakan konsep penandaan oleh Peirce, yaitu dengan membaca hubungan antara interpretant, tanda (sign), dan acuan (referent). Tandatanda yang muncul yaitu berupa tanda-tanda yang bersifat iconic, indexical dan symbolic. Adapun dalam koreografi Momoye banyak didominasi oleh tanda-tanda iconic sehingga tanda-tanda tersebut cenderung bersifat denotatum, yaitu penonton hanya dapat menafsirkan satu makna saja (sesuai dengan apa yang terlihat di hadapannya). Analisis semiotik dari teks karya tari Momoye memberikan kesimpulan bahwa karya tari Momoye hanya mengangkat realita sumber acuan yang ada dan karya tersebut cenderung memberikan pencitraan terhadap marginalisasi perempuan. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta