Abstract :
Makhluk Merapi merupakan tarian kelompok yang ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki dengan menggunakan topeng. Tarian ini diiringi beberapa beberapa alat musik seperti bendhe, truntung dan ceng-ceng. Koreografi Makhluk Merapi ini diciptakan oleh Ismanto seorang seniman autodidak yang piawaisebagaipemahat patung maupun pelukis yang tinggal di Dusun Ngampel Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Setelah Ismanto berhasil membuat patung, kemudian patung-patung tersebut diwujudkan dalam sebuah topeng kemudian ia wujudkan ke dalam sebuah seni pertunjukan yang digunakan sebagai sarana hiburan dalam acara-acara tertentu seperti merti dusun, temu seniman dan acara-acara seni lainnva. Hasil penelitian menunjukan bahwa korcografi Makhluk Merap - ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu prosesi arak-arakan, penggambaran ritual kesuburan, dan penggambaran pensucian. Simbol-simbol yang lain yang bisa memperkuat tema yaitu dani aspek pola lantai maupun kostumnya yang mempunyai makna kesuburan. Dari hasil imajinasinya tentang penggambaran mitos yang berkembang di daerah tersebut ia berhasil menciptakan sekitar lima puluh karakter topeng Makhluk Merapi. Kehadian kesenian ini mendapat sambutan baik oleh masyarakat Dusun Ngampel yang sangat senang menonton seni pertujukan yang hidup, tumbuh dan berkembang didaerah tersebul. Selain itu masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari vang monoton, memerlukan bentuk hiburan segar yang dapat melepas diri dari kontinuitas yang menjemukan. Eksistensi kesenian Makbluk Merapi terletak pada kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hiburan.