Abstract :
Tari Warok Alit adalah tari rakyat yang terinspirasi atau mengadaptasi dari budaya masyarakat Dayugo, Pakis, Magelang yang tujuannya bukan hanya menurunkan bentuk tarinya saja melainkan melalui tarian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu media belajar bagi masyarakat terutama mengenai nilai-nilai yang terdapat dalam tari warok alit, proses transmisinya meliputi persepsi, apresiasi, resepsi, interpretasi, internalisasi, artikulasi dan transformasi. Warok Alit sebagai warisan dari para pendahulunya masih tetap dibutuhkan kehadirannya oleh masyarakat. Oleh sebab itu, untuk menjaga kelestarian dan kelangsungan hidupnya maka dilakukan penerusan dari generasi tua kepada generasi muda yang diberikan secara berkesinambungan. Tari Warok Alit sebagai media belajar non formal diharapkan dapat menunjang pendidikan formal yang didapat oleh generasi muda terutama tentang nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan dan kejujuran. Bahasan tentang unsur-unsur yang ditransmisi, sebab-sebab transmisi dan cara penyampaiannya merupakan hal yang pokok dalam penilisan ini. Penjelasan mengenai proses transmisi meliputi persepsi, apresiasi, resepsi, interpretasi, internalisasi, artikulasi dan transformasi. Kiranya tulisan ini diharapkan dapat menambah wawasan kepada semua fihak, sehingga akhirnya dengan penuh kesadaran dapat bersama-sama menjaga kelestarian warisan tradisi yang telah ada agar tetap bertahan