Abstract :
Topik pendidikan selalu menarik untuk dibahas namun terdapat banyak persoalan yang tidak mudah untuk diselesaikan. Pendidikan, khususnya musik, tidak terpisahkan dengan manusia dan berkembang sejalan dengan perubahan sosial yang terjadi. Oleh sebab itu pendidikan musik sesungguhnya terhubung dengan isu-isu sosial dan kebudayaan. Hal tersebut menarik perhatian penulis untuk mengerjakan Tugas Akhir dalam bentuk skripsi ini. Penelitian ini membahas tentang relevansi pedagogi kritis Paulo Freire terhadap kurikulum pendidikan musik tingkat Sekolah Dasar. Dimulai dengan penjabaran filsafat pendidikan Paulo Freire dan gagasannya berupa teori pedagogi kritis. Metode kualitatif dengan pendekatan Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion - FGD) digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian diperoleh berdasarkan FGD para guru pengampu mata pelajaran seni musik dari SD Timuran I dan Timuran II, SD Marsudirini, serta SD Caritas. Keempat SD tersebut berada di Yogyakarta. Hasil FGD kemudian dikodifikasi untuk menemukan paradigma pedagogiknya . Selanjutnya tahap analisis dan retleksi ditempuh guna mengetahui relevansi pedagogi kritis Paulo Freire dengan KTSP SD. Hasil penelitian mehunjukkan bahwa beberapa tema utama dalam pedagogi kritis Paulo Freire seperti hubungan peran guru-murid dalam kelas, pendidikan kritis, pendidikan emansipatoris dan dialogis, relevan dengan paradigma guru peserta FGD.