Abstract :
Dalam teknik recording, instrumensatu dengan lainnya memerlukan suatu perlakuan yang berbeda, baik secara live maupun di studio. Hal ini karena setiap instrumenakustik maupun elektrik) mempunyai karakter yang berbeda, baik dari bentuk, bunyi dan lainnya. Berangkat dari persoalan tersebut, diperlukan pengetahuan tentang teknik-teknik recording dan editing dengan baik. Perkembangan teknologi komputer memberikan peluang bagi orang-orang yang gemar mengembangkan permainan musik asalkan orang tersebut mau mempelajari dan melatih diri. Dewasa ini peranan komputer sangat tinggi dalam menghasilkan seniman musik yang piawai dan karya yang bagus serta berbobot. Sebelum komputer berhadapan dengan dunia kreatif (multimedia), semua yang berhubungan dengan proses kreatif kita kerjakan secara manual. Adobe Audition 1.5 merupakan salah satu sowftware squencer yang cukup baik untuk digunakan dalam sebuah proses recording. Dengan sebuah perangkat komputer yang standar, Adobe Audition 1.5 sudah dapat berjalan dengan baik. Dipilihnya instrumencello sebagai contoh kasus dalam penulisan ini yaitu berdasarkan pada pengalaman penulis ketika mendokumentasi audio dalam sebuah konser tunggal oleh Asep Hidayat, yaitu "Program Concert For Solo Cello From Barok To 20th" vang diadakan di auditorium Jurusan Musik,
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 2005. Komposisi vang dipilih sebagai sample adalah "Bunraku for Solo Cello" karva Toshiro Mavusumi.