DETAIL DOCUMENT
Krakatau Dalam Fotografi Alam
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Kusuma Jatha, Okta
Subject
Fotografi 
Datestamp
2023-10-31 07:57:53 
Abstract :
Krakatau merupakan suatu gugusan kepulauan yang tidak berpenduduk dan terdiri dari 4 buah pulau, yaitu Sertung, Krakatau Besar (Rakata), Krakatau Kecil (Panjang), dan Anak Gunung Krakatau. idi antara keempat pulau tersebut, saat ini yang masih aktif sebagai gunung api adalah Anak Gunung Krakatau. Krakatau dikenal karena letusan pada tahun 1883 yang tercatat memiliki VEI 6 dari skala 8. Kemudian tanggal 29 Desember 1927, terjadi letusan di bawah laut pada kedalaman 188 m yang menandai kebangkitan kembali Krakatau setelah 44 tahun. Pada 26 Januari 1928, sebuah kerucut muncul di atas permukaan laut. Setahun kemudian kerucut tersebut lahir sebagai Anak Krakatau dengan pertumbuhan rata-rata 4 m per tahun. Krakatau mengalami suksesi alam, yaitu membangun dirinya kembali setelah terjadinya letusan dahsyat. Suksesi alam tersebut ditandai dengan adanya flora dan fauna yang saat ini terus bertambah di sana. Krakatau dalam Fotografi Alam adalah sebuah perwujudan karya seni fotografi sebagai media visualisasi atas elemen alam yang ada di Krakatau berupa flora, fauna, dan lanskap. Bentangan alam, hewan, tumbuhan, dan batuan yang ada di Krakatau di wujudkan dengan media fotografi alam. Fotografi alam adalah foto yang merekam segala sesuatu yang terletak dan tumbuh di bumi beserta lingkungannya, dengan perkecualian manusia. Dari definisi tersebut objek fotografi alam meliputi bentangan alam, hewan, tumbuhan, batuan, sampai serangga kecil. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta