DETAIL DOCUMENT
Korelasi Musik Latar Dengan Perilaku Konsumen Rumah Makan Waroeng Steak & Shake Di Yogyakarta
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Marta Praptyaningsih, Christina
Subject
Seni Musik 
Datestamp
2024-01-09 04:56:44 
Abstract :
Dalam beberapa situasi, musik yang diputar tidak menuntut perhatian penuh dari pendengamya. Disini, hubungan pendengar dengan musik tersebut adalah pasif. la mendengar musik, tetapi tidak sungguh-sungguh mendengarkan atau hanya sambil lalu saja. Sehingga, musik berfungsi sebagai Jatar (background), dan kegiatan yang sedang dilakukan , sebagai aktivitas utama (figure). Dalam hal ini, musik tersebut digunakan sebagai latar belakang, dan dikenal dengan istilah musik latar. Dewasa ini musik latar telah banyak digunakan dalam bidang bisnis dan industri . Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya kalangan pebisnis atau pengusaha yang menggunakn musik, bahkan musik telah dijadikan sebagai pendukung dalam bidang pemasaran. Musik telah digunakan untuk menarik perhatian konsumen terhadap barang atau jasa yang mereka tawarkan, memengaruhi perilaku konsumen di restoran dan pusat-pusat perbelanjaan,mengefektifkan iklan, serta memengaruhi kepercayaan dan persepsi konsumen . Musik yang diperdengarkan dalam suatu lingkungan bisnis, seperti rumah makan Waroeng Steak & Shake, temyata dapat menciptakan lingkungan yang menyenangkan bagi konsumen . Dengan adanya musik di dalam rumah makan tersebut, konsumen merasa lebih nyaman, dan betah tinggal berlama-lama disana. Hal ini menunjukkan bahwa musik mampu memengaruhi perilaku konsumen. Memperdengarkan musik yang dikenal dan disukai oleh konsumen dalam lingkungan rumah makan dapat memengaruhi penilaian konsumen terhadap lingkungan tersebut. Karena mengenal dan menyukai musik yang diperdengarkan, maka konsumen akan menilai lingkungan tersebut sebagai lingkungan yang menyenangkan. Jadi, melakukan penjualan di dalam lingkungan yang menyenangkan akan berpengaruh pada kesenangan dan kenyamanan konsumen untuk tinggal di dalam lingkungan tersebut. Kesenangan dan kenyamanan yang dirasakan oleh konsumen ini, akan mendorong dilakukannya kunjungan kembali. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta