Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Cahya Widyanta, Nugrahanstya
Subject
Seni Musik
Datestamp
2023-11-01 02:38:04
Abstract :
Improvisasi yang merupakan seni mengkmposisi secara spontan saat bermain tanpa notasi tertulis dianggap sebagai ciri khas yang membedakan jazz dari genre musik yang lain. Improvisasi berbicara tentang melampaui batasan apa yang telah dikomposisikan, melampaui interpretasi ala kadarnya, menuju tingkat kreatifitas yang jauh lebih inspiratif dan lebih spontan. Namun kesan spontanitas seorang improvisator tersebut tidaklah terlalu besar, karena berimprovisasi bukan berarti bermain tapa berpikir atau tanpa batasan aransemen atau rencana mengenai apa yang akan dimainkan. Walaupun aransemen dalam imprivisasi itu bersifat sederhana dan tidak tertulis, namun tetap ada prinsip-prinsip yang disepakati bersama mengenai hal-hal baru yang akan dimainkan dan keterkaitannya dengan musik secara keseluruhan, dan setidaknya bebeberapa standar yang menentukan sukses tidaknya suatu imprivisasi. Penelitian ini akan mengungkapkan tinjauan teori mengenai prinsip dan aturan dalam berimprovisasi yang akan difokuskan pada instrumen biola karena biola merupakan instrumen melodis yang pada era modern ini juga sering digunakan sebagai solis dalam improvisasi jazz. Keluaran dari penelitian ini ialah pemaparan teori berimprovisasi dengan penerapan tangga nada pentatonik untuk instrumen biola. Tangga nada pentatonik merupakan tangga nada yang sangat familiar dan sering digunakan dalam berimprovisasi, serta baik untuk latihan bagi pemula yang baru akan memulai berlatih improvisasi. Karena Tangga nada pentatonik merupakan slah satu tangga nada yang paling sederhana, fleksibel, namun mempunyai peran yang penting dalam jazz.