DETAIL DOCUMENT
Bentuk Penyajian Tari Jalantur Eko Budoyo dalam Perayaan Tahun Baru Jawa Dusun Karanganyar, Kel. Ngargomulyo, Kec. Dukun, Kab. Magelang Jawa Tengah
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ocnes Arymawati, Yacinta
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-11-01 06:42:32 
Abstract :
Kesenian Jalantur merupakan kesenian tradisional kerakyatan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat pedesaan pada tahun 1963 di sekitar Lereng Merapi dan Merbabu, tepatnya di dusun Karanganyar Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun. Kesenian ini merupakan tarian kelompok, disebut tarian kelompok karena jumlah penarinya lebih dari satu orang penari dengan berjumlahkan penari 12 orang. Masing-masing mempunyai peran yang berbeda-beda antara lain 2 penari Batak, 4 penari Rontek, 2 penari kuda kepang, 2 penari Batak Mburi, dan 2 penari Penthuldan Tembem. Bentuk penyajian kesenian Jalantur dalam perayaan tahun baru Jawa durasi waktu yang digunakan lebih lama daripada dalam acara-acara lainnya. Kesenian Jalantur Eko Budoyo selain dipentaskan dalam perayaan tahun baru jawa juga dipentaskan dalam acara-acara lainnya seperti acara (stival, Khitanan, Syukuran, dan untuk memeriahkan hari besar nasional dengan sajian yang berbeda-beda. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta