DETAIL DOCUMENT
Makna Simbolis Pertunjukan Sandur Desa Ledok Kulon, Kec. Bojonegoro, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Winarti, Winarti
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-11-01 08:31:25 
Abstract :
Kesenian Sandur merupakan aktivitas sosial budaya masyarakat desa Ledok Kulon Bojonegoro yang juga merupakan masyarakat Jawa dan tetap memegang teguh ajaran dan nilai-nilai falsafah ke-Jawa-an (kejawen). Oleh karena itu meneliti makna simbolis pertunjukan Sandur, tentu tak luput dari mengorek data-data antropologis yang terkait dengan keberadaan kesenian tersebut. Menyimak fungsi suatu kesenian yang salah satunya adalah fungsi simbolis, yakni mengandun g makna yan g sarat dengan nilai-nil ai kehidupan manusia, fungs i simbolis kesenian Sandur merupakan pernyataan nil ai- nilai kolektif yang diyakini memiliki kekuatan ritual dalam menjaga keseimbangan tatanan mikrokosmos dan ma krokosmo s. Penelitian ini meng ungkap makna­ makna simbolis di dalam pertunjukan kesenian tersebut , dan dari penelitian ini pula ditemukan bahw a makna simbolis pertunjukan Sandur tidak dapat dipisahkan dengan tata nilai pandangan hidup kejawen masyarakat Ledok Kulon. Pemahaman si mbol dan rujukannya memiliki hubungan yang erat dengan pemahaman makna tertentu. Oleh karena itu rujukan yang berupa tanda-tanda material dalam kesenian Sandur menunjukkan adanya hubungan tata nilai yang tersurat dan ters irat dalam bentuk materia l bentuk penyajian kesenian Sandur sebagai tanda suatu kese l uru han makna simbolis. Secara abstraktif makna simb olis dalam pe11unjukan Sandur merupakan suatu simboli sas i keberadaan manusia di masa purwa atau awal kehidupan yang turun ke bumi dan menyetujui perintah Tuhan; penggambaran dari kehidupan di masa madya atau dalam kenyataan hidup manusia di dalam kehidupan di dunia , dan pintu masuk ke masa wasana, yakni melalui proses manekung (meditasi) ataupun kemat ian. Berbagai simbol yang berkaitan erat dengan unsur-unsur di dalam diri manusia (mik rokosmos), dan yang berkaitan dengan segala unsur alam semesta (makrokosmos) , termuat di dalam pertunjukan Sandur. Simbol-simbol tersebut ditujukan untuk pengajaran kebatinan Jawa ( ke jawen ) melalui media simbol dalam kesenian, serta memaparkan tata cara menjalani hidup berdasarkan falsafah hidup kejawen. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta