DETAIL DOCUMENT
Inkulturasi Gondang Hasapi Dalam Liturgi Gereja HKBP Yogyakarta
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Nadeak, Rowilson
Subject
Seni Musik 
Datestamp
2023-11-09 06:39:33 
Abstract :
Masyarakat Batak merupakan sebuah masyarakat yang sangat memegang teguh adat dan tradisinya yang mana selalu terterapkan di dalam berbagai sektor kehidupannya, baik agama maupun dalam kehidupan sosialnya. Konsepsi­ konsepsinya secara utuh menjaga dan menyeimbangkan serta menjaga kelangsungan tradisi-bahkan juga setelah kedatangan agama Kristen di tanah ini-berberapa adat dan tradisinya melebur dan terinkulturasi secara bersama. Fenomena inkulturasi ini berlangsung dalam berbagai ektor kehidupannya pula dan pada penulisan ini disoroti tentang inkulturasi yang terjadi dalam tataran musik liturgi pada masyarakat Batak urban di Yogyakarta. Masyarakat Batak telah bermigrasi ke Pulau Jawa pada sekitar dekade 40-an, yang mana pada masa itu kebanyakan mereka adalah tokoh pergerakan dan baru setelahnya mereka datang dengan berbagai kepentingan. Migrasi masyarakat Batak terjadi pula di Yogyakarta yang mana mereka membawa serta agama dan adat tradisinya. Adat dan tradisi ini mereka jalankan dengan berbagai sarana dan untk menjaganya mereka membentuk ikatan ikatan kelompok baik yang bersifat sosial maupun agama. Hal tersebut bahkan dapat terlihat jelas pada pelibatan ansambel Gondang Hasapi dalam tata kebaktian Gereja HKBP Yogyakarta. Gondang Hasapi dalam tata kebaktian Gereja HKBP Yogyakarta tentu saja mempunyai peranan-peranan yang sangat signjfikan bagi masyarakat pendukungnya. Peranan-peranan tersebut yaitu sebagai pekengkap ritus religi, sebagai media propaganda agama, sebagai hiburan, 'sebagai pengikat solidaritas sosial, sebagai presentasi estetis, sebagai identitas komuna serta sebagai pengungkapan makna simbolik. Hal tersebut menjadikan ansambel Gondang Hasapi sangat dibutuhkan oleh masyrakatnya. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta