Abstract :
Seni dan alam adalah salah satu hal yang tidak akan mungkin dipisahkan, banyak karya seni yang lahir dalam pengungkapannya merupakan salah satu refleksi dari alam, misalnya bencana banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor merupakan bencana yang hampir setiap tahun semakin meluas wilayahnya, dan intensitasnya semakin parah dari tahun-ketahun. Terjadinya bencana menyisakan duka yang mendalam bagi korbannya tak hanya kehllangan anggota keluarga, harta dan benda juga ikut hancur. Bencana alam ini seharusnya menjadi titik awal untuk bisa menanggulangi dan mengantisipasinya, karena bencana ini terjadi bukan karena faktor alam saja tetapi lebih banyak karena campur tangan manusia. Sejarah peradaban manusia di bumi temasuk Indonesia, belum pernah krisis ekologi melanda sedemikian hebat seperti sekarang. Indonesia bahkan dalam dekade terakhir ini sudah mencapai taraf menuai bencana ekologi, tanpa bisa melepaskan dari akar persoalan yang semakin melilit-kompleks. Banjir dan tanah logsor yang melanda berbagai wilayah di Indonesia khususnya Jawa, intensitasnya semakin parah dari tahun ketahun, Indonesiajuga menghadapi krisis ekologi global dan perubahan iklim. Sebagai Negara Kepulauan, Indonesia mayoritas rakyat ldonesia berkecimpung di bidang pertanian. Perubahan iklim berpengaruh sangat signifikan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia. Peristiwa bencana banjir dan tanah longsor memunculkan banyak karya seni yang lahir sebagai wujud penyaluran pengalaman batin seorang seniman dalam responnya tentang kejadian pada saat itu. Proses karya tugas akhir ini menggambarkan tentang bencana banjir dan tanah longsor dengan menggunakan bahan yang disesuaikan dengan tcma, Stainless Steel merupakan bahan yang bersifat bening Jan mengkilat jadi sangat cocok untuk megambarkan karak.ter air dan alumunium yang memiliki karakater warna agak. kusam hampir mirip dengan Stainless Steel tetapi lebih lunak jadi dalam proses pembentukan lebih mudah,dcngan menggunakan teknik pengerjaan yang disesuaikan dengan karakter bahan yang digunak.an. Proses finishing yang dilakukan menggunakan braso dan batu hijau sebagai bahan finishing efek kilap, coating sebagai lapisan pengawet dan untuk menimbulkan efek warna pada bagian tertentu dilakukan dengan teknik sangup.