DETAIL DOCUMENT
Analisis struktural Rondo dari Konserto untuk Flute dalam G Mayor K 313 bagian III karya Wolfgang Amadeuz Mozart
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Sulistyowati, Ambar
Subject
Seni Musik 
Datestamp
2023-11-02 08:24:14 
Abstract :
Masa Klasik dalam musik secara khusus berpusat pada tiga komponis penting, yaitu Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, dan Ludwig van Beethoven. Karya-karya Mozart sangat dipengaruhi oleh Johann Christian Bach yaitu putra bungsu dari J.S. Bach. Mozart yang mempunyai kepandaian dan bakat yang luar biasa, semasa hidup telah banyak menciptakan karya-karya musik yang di kenal hingga saat ini, salah satunya adalah konserto. Pengalaman Mozart dalam menciptakan konserto- konserto khususnya piano dimulai waktu ia berumur sepuluh tahun. Satu hal yang jelas dalam karya-karya Mozart talah rangkaian-rangkaian melodi yang indah yang terdapat dalam eksposisi-eksposisi gerakan pertama. Dengan demikian gaya Mozart lain dengan kecenderungan umum musik Haydn terhadap perkembangan satu tema utama Istilah rondo di ambil dari kata to round atau rondeau yang berarti bentuk lagu yang berputar dari tema utama. Hal-hal yang paling mendasar pada bentuk rondo adalah pengulangan tema pokok yang muncul secara bergantian dengan satu atau lebih tema bawahan Dalam setiap rondo pada awalnya bergerak dari struktur yang sederhana, namun pada pengulangan-pengulangan format di buat variasi yang penuh kejutan tetapi masih dalam lingkup tema awal Analisis rondo dari konserto untuk Flute dalam G Mayor k 313 bagian Ill ini menggunakan bentuk Rondo vang berarti bentuk lagu yang berputar dari tema utama, pengulangan tema dapat muncul kembali dalam bentuk asli ataupun dengan penambahan variasi-varias1. Dari ketiga bentuk rondo yang ada, analisis ini menggunakan bentuk rondo ketiga A.B.A.C.A.B.A dengan panjang birama 290 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta