DETAIL DOCUMENT
Proses Penciptaan Teater "Jangan Menangis Indonesia" Karya Putu Wijaya
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Loustiawaty, Lousy
Subject
Pengkajian seni teater (dramaturgi) 
Datestamp
2023-11-03 01:43:11 
Abstract :
Pada tahun 1971 Putu Wijaya mendirikan Teater Mandiri hingga sekarang, Teater Mandiri yang selalu mengundang kontroversi dari mulai konsep kerja yang "Bertolak Dari Yang Ada", kemunculan sebuah ikon menjadikan sebuah penanda dalam pertunjukan Tetaer Mandiri, ikon-ikon yang dihadirkan oleh Putu Wijaya adalah sebuh politisi; Garuda, Wayang, tikus, Marsinah, Sockarno, Pelacur, Bencong, Jendral, Saksi, bayangan perempuan menari, ikon-ikon Teater Mandiri adalah gambaran keadan Indonesia yang carut marut. Musik yang disajikan menghadirkan musik-musik distorsi; keras, nyaring, dan menteror. Pertunjukan "Jangan Menangis Indonesia" adalah kontekstual dalam kemanusian yang absurd, unik, konyol, dan intelektual. Kontekstual terkandung pada perkembangan zaman saat ini yang sedang aktual. Gagasan-gagasan dalam pemikiran Putu Wijaya adalah bahasa sebagai alat komunikasi. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta