Abstract :
Berdasarkan pelaksanaan terapi dengan menggunakan media teater yang dilaksanakan di Pojok Dolanan Bakulan, dapat disimpulkan bahwa teater memiliki keluasan wilayah kreatif sehingga mampu memberikan beragam kegiatan. Banyaknya ragam kegiatan tersebut tentu menghindarkan anak-anak dari rasa bosan selama menjalani proses terapi, anak-anak bahkan merasa senang dan antusias menjalani semua aktifitas terapeutik. Perasaan senang selama menjalani proses terapi juga merupakan hal penting untuk keberhasilan terapi itu sendiri. Selain terapi dalam arti pengobatan, teater juga bisa memasuki wilayah edukasi yang mampu merangsang daya kreatif anak-anak. Kegiatan-kegiatan seperti karnaval dengan kostum buatan sendiri dari koran bekas, membuat topengdan boneka, membuat set dan property untuk pementasan menjadi pengalaman kreatif bagi anak-anak. Tentu saja selain juga mengembangkan kemampuan kerja sama, toleransi dan sebagarnya.