Abstract :
Fenomena sekarang ini gending-gending gaya Yogyakarta menjadi salah satu repertoar kekayaan dalam dunia karawitan. Bentuk repertoar seperti ini bagi kalangan yang berkecinampung dibidang seni karawitan merupakan suatu hal yang penting. Gending-gending gaya Yogyakarta sampai saat ini masih teridentifikasikan dengan gending-gending yang berada di Kraton Yogyakarta. Karena semua kalangan mengetahui bahwa kraton Yogyakarta sebagai sentral maupun pusatnya dalam bidang seni dan budaya khususnya seni karawitan dengan gending-gendingnya. Berpijak pada kekayaan yang ada tersebut kiranya perlu langkah-langkah jelas didalam pengkajian dan upaya penggalian gending untuk disajikan dalam tugas akhir ini. Upaya penggalian gending-gending gaya Yogyakarta yang kini banyak, hanya beku dalam simpanan merupakan langkah yang konkrit dalam rangka peningkatan dan pengembangan gending. Para empu terdahulu banyak menciptakan gending ber-khas Yogyakarta. Gending-gending tersebut tidak terbatas pada bentuk kendhangan ladrang, kettwang, tetapi banyak juga yang berbentuk kendangan Candra, Sarayuda, Jangga, Semang dan Mawur. Para empu arawitan pencipta gending tersebut antara lain: K.P.H. Purwadiningrat, K.R.T. Wiroguno, R.B. Laras Sumbogo dan lain-lain, yang banyak andil dalam cksistensi dibidang seni Karawitan.