Abstract :
Bentuk Sulukan Ki Sugi Cermosarjono ada dua macam yaitu, ada yang berbentuk khusus dan bermetrum tembang. Bentuk khusus, adalah bentuk sulukan yang dibuat oleh Ki Sugi Cermosarjono tidak menggunakan metrum tembang, baik itu Tembang Gedhe maupun Tembang Macapat. Sulukan yang bermetrum tembang adalah sulukan yang bentuknya berdasarkan metrum tembang atau menggunakan bentuk-bentuk tembang. Fungsi Sulukan dalam pakeliran oleh Ki Sugi Cermosarjono, digunakan untuk melukiskan atau mendeskripsikan tokoh wayang serta untuk menunjanq suasana di dalam pakeliran. Fungsi sulukan diqunakan sebagai aba-aba atau untuk pergantian suatu pathet. Ki Sugi Cermosarjono dalam menggunakan sulukan untuk mendeskripsikan tokoh wayang ada yang tidak sesuai cerita tokoh wayangnya. Sumber sulukan banyak diambil dari sumber secara lisan, yaitu versi Ki Sugi Cermosarjono sendiri. Dan hanya sebagian kecil saja yang mengambil dari sumber terikat maupun teks lisan secara umum. Sulukan Ki Sugi Cermosarjono memiliki tiga tipe pokok jenis nyanyian, yakni: Lagon, Kawin dan Ada-ada.