DETAIL DOCUMENT
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Sundari, Sri
Subject
Karawitan 
Datestamp
2023-11-10 07:10:26 
Abstract :
Seni karawitan dikalangan masyarakat Jawa pada dasarnya netral, dalam arti dapat dimanfaatkan bagi kepentingan apa saja serta oleh siapapun.Dalam perkembangannya seni karawitan dapal mewadahi dan menjembatani berbagai macam kepentingan masyarakat. Seni karawitan untuk kepentingan masyarakat biasanya dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan atau perjalanan manusia sejak dalam kandungan hingga meninggal dunia, yang selalu diperingati dengan upacara selamatan. Sehingga hampir kesempatan penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa selalu diwarnai dengan kehidupan karawitan, yang artinya pada kesempatan upacara tertentu dalam siklus kchidupan diselenggurakan pertunjukan karawitan, seperti misalnya untuk keperluan pesta perkawinan, khitanan, sepasaran, miloni, upacara kematian dan sebagainya. Pada dasarnya garap dalam komposisi ini adalah garap instrumentasi, meliputi peralihan dinamika, tempo, penonjolan garap pada ricikan tertentu. Gending Laler Mengeng dalam komposisi karawitan ini, disajikan tidak secara utuh seperti aslinya, tetapi digarap dengan alternatif lain. Walaupun digarap dengan warna garap yang baru, esensi musikalnya tidak hilang. Dalam penggarapan komposisi karawitan ini diberi judul "Duhkita", yang berarti sedih' Instrumenyang digunakan dalam komposisi ini adalah gender barung, rebab, slenthem, gong kemodhong, gambang, yang semuanya berlaras slendro ditambah dengan 2 bedug dan cymbal yang berfungsi sebagai penghias dan pendukung suasana. Pada garapan vokalnya lebih banyak dilakukan secara bersama-sama (koor) dengan didukung oleh 6 orang. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta