Abstract :
Warak merupakan nama sebuah dusun di Desa Sumber Adi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kehidupan masyarakat di dusun ini beragam pekerjaannya, ada yang bertani, karyawan, wiraswasta, pegawai negeri dan ada pula yang berprofesi sebagai seniman.
Nama Warak menjadi terkenal karena di masa lalu ada seorang dalang yang bernama Ki Cermo Karsa, yang tinggal di Dusun Warak. la dikenal dengan sebutan "Dalange Warak". Hal itu telah menjadi kebiasaan kita untuk memberikan panggilan kepada sescorang yang terkenal, bukan menyebut nama orangnya, tetapi menyebut tempat tinggal yang bersangkutan (Dusun Warak).
Ki Cermo Karsa mewariskan garap pakeliran khusus untuk ruwatan Murwakala yang ditinggalkan kepada anak cucunya. Garap pakelirannya memiliki ciri khas antara lain terdapat pada iringan. Pakelirannya diiringi dengan gamelan laras slendro, yang disajikan secara instrumentalia dengan menggunakan satu buah kendang (kendang sabet). Selain itu juga diiringi dengan gendinggending khusus yang hanya diperuntukkan pada pakeliran ruwatan Murwakala versi Trah Warak. yaitu Ayak-ayak dan Srepeg Sapu Dhendha, Ayak-avak Smara Bumi, dan Ladrang Lagu.