DETAIL DOCUMENT
Manajemen Reog Dhodhog Kasmaran Di Dusun Sonopakis Ngestiharjo Kasihan Bantul
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Puryanti, Andri
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-11-07 08:48:14 
Abstract :
Masyarakat dusun Sonopakis memiliki sebuah kesenian rakyat tradisional Reog Dhodhog. Pertama kali Reog Dhodhog diperkenalkan di Yogyakarta oleh Untung Muljono dalam sebuah ujian untuk meraih gelar kesarjanaannya di ISI Yogyakarta pada tahun 1986. Kesenian Reog Dhodhog oleh Untung Muljono kemudian dibawa dan diajarkan (disosialisasikan) di dusun Sonopakis atas prakarsa Johan Budiarja, Untung Muljono sebagai pelatih tari, dan didukung oleh masyarakat serta Perangkat Desa setempat. Johan dan Untung bekerjasama untuk membuka sanggar tari Kembang Sore cabang Bantu! di daerah Sonopakis. Reog Dhodhog adalah sebuah kesenian rakyat yang hidup di daerah pedesaan . Sebagai sebuah kesenian yang hidup di lingkungan rakyat tentunya tidak akan meninggalkan cirinya sebagai seni tradisi onal , misalnya bersifat sederhana baik dari gerak, rias busana, dan pola lantai. Perkembangan Reog Dhodhog Kasmaran sejak berdiri sampai tahun 1994 sudah mengalami kemajuan, akan tetapi sejak tahun 1995 - 1997 organisasi Reog Dhodhog Kasmaran terjadi kekosongan kegiatan. Hal ini yang mempengaruhi kondisi manajemen organisasi hingga saat ini. Untuk mengupas permasalahan yang menyangkut sistem manajemen digunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskripsif dan dianalisis secara kualitatif (content analysis) berdasarkan teori-teori manajemen yang berhubungan dengan masalah penelitian, sehingga hasil penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dari hasil penelitian, dapat diuraikan bahwa organisasi Reog Dhodhog Kasmaran di dusun Sonopakis selama ini dikelola dengan menggunakan sistem manajemen yang kurang baik namun dapat menunjukkan maju/keberhasilannya. Oleh karena itu, langkah yang sebaiknya diambil oleh organisasi Reog Dhodhog Kasmaran agar lebih baik lagi adalah dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal organisasi, sehingga dengan melihat kondisi internal dan ekternal organisasi, organisasi Reog Dhodhog mampu untuk membuat sistem manajemen yang baik dalam hat perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Dengan adanya sistem manajemen tersebut, diharapkan organisasi Reog Dhodhog Kasmaran mampu untuk mewujudkan tujuan organisasi secara efektif dan efisien. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta