DETAIL DOCUMENT
Analisis Koreografi Sastra Matava "Sri Tumurun" Dalam Upacara Pengukuhan Guru Besar A.M. Hermien Kusmayati
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Qomariyah, Devi
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-11-08 07:22:50 
Abstract :
Penelitian ini ada la h penelitian kualitatif , obyeknya pada koreografi Sastra Mataya "Sri Tumurun" merupakan suatu koreografi baru yang masih berpijak pada tari tradisi. Tari bedhaya se bagai dasar penciptaan koreografi garap baru atas gagasan dari A. M. Hermien Kusma yat i, penggarapan tari ia percayakan pada Tri Nardono dengan penata iringan Trustho Purwo V:inoto. Penemuan makna atau isi gerak me lalui kualitas wujud ungkap tarinya, kaitannya dengan permasa lahan tenaga, ruang waktu, menggunakan metode deskriptif analistis, melalui pendekatan koreografis.Koreografi Sastra Mataya "Sri Tumurun mengambil tema dar i wiracerita Ramayana yang dikenal dengan Hastha Brata. Penggambaran Hastha Brata diungkapkan melalui gerak, busana dan iringan. Gerak diungkapkan melalui motif gerak yang menggambarkan alam seperti nggrudha, ngundhuh sekar dan pucang kanginan. Busana divisualkan melalui pemilihan motif kain yang digunakan, yaitu menggunakan motif kain batik alas-alasan serta gambar sulur daun dan bunga yang menyapu bagian tubuh penari. Iringan diungkapkan melalui lirik Dhandhanggula Hastha Brata.Koreografi ini merupakan gagasan dari A.M. Hermien Kusmayati, jadi motif gerak, busana dan iringan disesuaikan dengan teks pidato. Penata tari dan penata iringan juga dapat menunjukan kreativitasnya, tetapi harus sesuai dan sejalan dengan harapan A.M. Hermien Kusmayati pada pidatonya yang berjudul " Aspek Etika dalam Bingkai Seni Pertunjukan". 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta