DETAIL DOCUMENT
Analisis Koreografi Tari Goyang Sonder Karya Widodo Pujo Bintoro
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Kurniawati, Kurniawati
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2023-11-08 08:04:19 
Abstract :
Analisis koreografi merupakan penelitian yang menguraikan tentang keseluruhan aspek-aspek yang terdapat dalam tari Goyang Sonder. Aspek-aspek tersebut adalah gerak yang meliputi tenaga, ruang dan waktu. Iringan, tata rias dan busan a kemudian dianalisis perbagian sehin gga dapat menunjukkan secara lengkap analisis koreografi tari Goyang Sonder. Metode yang digunakan adalah diskriptif analisis yaitu mendeskripsikan dan menganalisi s koreografi tari Goyang Sonder. Buku karangan Jacqueline Smit h yang berjudul Dance ComposUion : A Practical guide for teachers, terjemahan Ben Soeharto in i digunakan untuk mernbedah permasalahan yang berkaitan dengan proses pemciptaan tari Goyang Sonder. Buku ini menerangkan tentang proses penciptaan tari yang dilalui lewat beberapa tahap, yaitu lewat rangsa ng visual dengan melihat tari Tayub , rangsang kinestetik yaitu dengan mengolah beberapa motif gaya Yogyakarta, Surakarta dan Sunda, rangsang dengar yang di peroleh dari gendi ng-gend i ng gaya Yogyakarta dan Sunda. Buku Lo ui s Elfedt yang berjud ul A Premier for Choreograpers, terjemahan Sal Murgianto ini digunakan untuk membantu permasalahan yang terdapat pada penggunaan elemen gerak yaitu tenaga, ruang dan waktu yang terdapat pada tari Goyang sonde r. Tari Goyang Sonder rnerupakan tarian yang terinspirasi dari tari Tayub. Tariar, ini tidak meniru aslinya tetapi lebih menekankan pada pola pengembangan, dengan mengambil gaya Yogyakarta sebaga i pijakannya. Seperti motif k;nantang, keplok as/a, atur-atur dan kicat. Gerak tersebut dikernbangkan rnenjadi sebuah motif baru yang kemudian dipadukan dengan motif gerak Sunda dan Su raka rta lringannya dibuat dinamis dan tidak monoton, ha! ini terlihat digunakanya ketipung renteng yang suaranya mirip dengan kend angan Sunda ini agar dapat menghidupkan geraknya. Untuk kostumnya dibuat agar terlihat lebi h menarik yaitu dengan atasan sebatas perut dan celana yang pada sisi kanan dan kiri tidak dibuat menyatu dan disambung tali seh i ngga pahanya sedikit terlihat. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta