DETAIL DOCUMENT
Hibriditas Musik Metal dan Kesenian Tarawangsa dalam Album Laras Perlaya
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Pramudia Swara, Lintang
Subject
Pengkajian seni musik (musikologi dan pendidikan musik) 
Datestamp
2024-02-02 08:19:54 
Abstract :
Ekspresi seni mewujud tanpa mengenal batasan ruang dan konvensi. Belakangan ini, musik metal tampil dengan imaji konfrontatif yang membongkar hegemoni idiom estetika yang berlaku. Album Laras Perlaya hadir memperlihatkan percampuran antara musik metal dan kesenian Tarawangsa Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk hibriditas yang diperlihatkan dalam Album Laras Perlaya. Perspektif kajian budaya digunakan untuk mempertajam pembacaan penulis terhadap fenomena yang berlangsung menaungi Album Laras Perlaya. Konsep hibriditas dari Homi K. Bhabha dipinjam untuk melihat hibriditas sebagai bentuk resistensi, diperkuat dengan telaah bentuk eklektik, parodi, dan ironi sebagai representasi seni postmodern dari Nigel Wheale, serta ditutup dengan mengupas hidden transcript dan public transcript menggunakan teori James C. Scott. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk hibriditas mewujud pada wilayah intramusikal dan ekstramusikal, mencakup instrumentasi, penggunaan skala, pemberian judul, hingga pengolahan idiom yang menghasilkan ironi tentang sakralitas kesenian Tarawangsa. Album Laras Perlaya mencerminkan benturan-benturan terhadap muatan imaji dan mitos yang ada dalam musik metal dan kesenian Tarawangsa. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta