Abstract :
Anak usia dini merupakan anak yang berada pada masa ?keemasan? sehingga
pendidikan pada masa tersebut menjadi sangat penting. Salah satu lembaga formal
pendidikan anak usia dini adalah Taman Kanak-Kanak. TK ABA Suryocondro
merupakan alternatif pilihan untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut. TK ini berada
di Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Selain letaknya yang berada di area tersebut,
sekolah ini merupakan sekolah dengan status sekolah percontohan seni budaya.
Dengan status tersebut, TK ini belum memunculkan karakter tersebut pada
interiornya. Untuk memunculkan karakter tersebut, perancangan interior dengan
konsep ?Learning by Doing? menjadi pilihan dimana setiap fasilitas merupakan
pembelajaran bagi anak. Konsep tersebut akan diaplikasikan pada bentuk, material,
warna, dan berbagai aspek interior lainnya. Unsur lokalitas ditonjolkan dalam
perancangan ini. Metode yang dilakukan dalam perancangan menggunakan metode
perancangan design thinking yang dikumpulkan melalui empathize, define, ideate,
prototype, dan testing.