DETAIL DOCUMENT
Analisis Mise-En-Scene dalam Penggambaran Kekuasaan Etnis Tionghoa pada Film Ca-Bau-Kan (2002) Ditinjau dengan Semiotika Roland Barthes
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Christopher, Yohan
Subject
Audio Visual 
Datestamp
2024-02-12 01:17:19 
Abstract :
Film Ca-Bau-Kan merupakan salah satu film dari sutradara perempuan Indonesia, Nia Dinata yang dengan kental menghadirkan kebudayaan Tionghoa pada konteks tahun 1930-an di Hindia Belanda. Film yang rilis pada tahun 2002 ini menghadirkan fenomena adanya kekuasaan pada masyarakat etnis Tionghoa di Hindia Belanda, khususnya di daerah Batavia. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini membaca fenomena kekuasaan etnis Tionghoa yang ditunjukkan dengan elemen mise-en-scene, yakni setting (latar), properti, kostum dan tata rias, serta pemain serta pergerakannya ditinjau dari semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya 13 scene yang mengandung adanya kekuasaan yang dimiliki oleh masyarakat etnis Tionghoa. Adanya penggambaran kekuasaan etnis Tionghoa dalam film ?Ca-Bau-Kan? banyak ditunjukkan melalui setting (latar), properti, kostum dan tata rias, dan pemain serta pergerakannya. Penelitian ini juga menggunakan teori kekuasaan Pierre Bourdieu untuk membedah setiap scene, dimana terdapat habitus, modal, dan dan field (arena). 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta