DETAIL DOCUMENT
Gaya Sinema Impresionisme untuk Menggambarkan Perasaan Tokoh dalam Penyutradaraan Film "Geger Perikoloso"
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Gabriel Zulkarnain, Indigo
Subject
Televisi 
Datestamp
2024-02-12 07:30:12 
Abstract :
Sinema Impresionisme adalah aliran sinema yang menekankan ekspresi emosi tokoh melalui penggunaan teknik sinematik untuk memanipulasi naratif dengan cara yang subjektif. Sinema Impresionisme punya kemampuan untuk masuk ke dalam ranah cara pandang personal seorang subjek/ karakter. Gaya ini berusaha melihat jauh lebih dalam pengalaman karakter melalui realita yang terdistorsi subjektivitas impresi karakter. Di dalam sinema impresionisme, penekanan utama adalah pada cara visual dan audio dibentuk untuk mengkomunikasikan emosi dan pengalaman karakter. Lewat teknik editing, sinematografi, dan tata suara emosi karakter diterjemahkan ke dalam bentuk film. Emosi karakter yang terbentuk kemudian dapat membuka pintu bagi penonton untuk memahami dan berempati pada karakter. Dalam posisinya yang menggambarkan perasaan seorang korban tragedi sejarah, film Geger Perikoloso menggunakan penyutradaraan sinema impresionisme. Sinematografi dalam sinema impresionisme memberikan sudut pandang cerita yang subjektif dari karakter. Editing dalam sinema impresionisme menyajikan tempo dramatis dan menerjemahkan memori karakter yang non-linear. Tata suara dalam sinema impresionisme berperan dalam menyajikan pengalaman sensorik distorsi bunyi yang didengar oleh karakter. Kata kunci: Sinema Impresionisme, Penyutradaraan Film, Emosi Karakter 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta