DETAIL DOCUMENT
Penerapan Alat Musik Tradisional Cak Dan Cuk Dengan Alat Musik Modern Dalam Peribadatan Di HKBP Yogyakarta
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Christina Hutabarat, Mira
Subject
Pengkajian seni musik (musikologi dan pendidikan musik) 
Datestamp
2024-02-16 00:50:31 
Abstract :
Musik dan gereja adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Musik memiliki peran yang sama penting dengan khotbah di dalam berjalannya suatu ibadah. Berkembangnya zaman, gereja pun berkembang ke semua penjuru dunia dan mengalami inkulturasi budaya musik. Gereja HKBP memiliki budayanya sendiri dan sudah diterapkan dari zaman berdirinya gereja HKBP hingga sekarang. Namun, gereja HKBP juga mengalami inkulturasi budaya, salah satu budaya luar yang masuk ke gereja HKBP Yogyakarta ialah budaya Jawa. Alat musik Jawa (Keroncong) yaitu Cak dan Cuk dipilih untuk mengiringi ibadah 17.30 di HKBP Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan gereja HKBP Yogyakarta menerapkan alat musik tradisional Cak dan Cuk dengan alat musik modern pada peribadatan 17.30 dan proses penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk memperoleh data penelitian. Dapat disimpulkan alasan penerapan alat musik tradisional Cak dan Cuk dikarenakan adanya program kerja pemusik pada setiap minggu ke-5 yang menerapkan ibadah etnik. Penerapan musik Cak dan Cuk dengan alat musik modern dapat menciptakan nuansa ibadah etnik Jawa yang cukup dan tidak terlalu susah untuk diterapkan. Kekurangan SDM dan alat mempengaruhi performa penyajian musik iringan ibadah pada ibadah etnik Jawa. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta