DETAIL DOCUMENT
Resistensi Panakawan Sabrang Jaewana dan Sontoloyo Dalam Adegan Perang Gagal Ki Eko Suwaryo
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Pambudi, Riko
Subject
Pedalangan 
Datestamp
2024-02-16 00:55:19 
Abstract :
Penelitian ini ingin memaparkan bagaimana panakawan sabrang Jaewana dan Sontoloyo dihadirkan dalam pakeliran Ki Eko Suwaryo dari Kebumen, sebagai resistensi terhadap dominasi gagrag Banyumasan gaya Ki Sugino Siswocarito. Data-data yang digunakan diperoleh dari wawancara beberapa dalang seperti, Ki Eko Suwaryo, Ki Subokistowo, Ki Imam Sutikno dan Ki Samirun. Selain itu dilakukan juga pengamatan terhadap tulisan terdahulu mengenai panakawan. Konsep hidden transcript menurut James C. Scott digunakan sebagai kacamata pembacaan untuk menunjukkan resistensi yang dilakukan Ki Eko Suwaryo menggunakan Jaewana dan Sontoloyo sebagai medianya. Hasilnya, dapat diasumsikan bahwa Ki Eko Suwaryo menggunakan Jaewana dan Sontoloyo untuk menyuarakan kesetaraan dan merepresentasikan realitas sosial masyarakat Mesisiran Kebumen yang selama ini nyaris terhimpit dalam arus besar gagrag Banyumasan versi Ki Sugino Siswocarito. Kata kunci: panakawan jaewana sontoloyo, mesisiran kebumen, resistensi 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta