Abstract :
Karya tari yang berjudul ?Jamas Aji Pradah? ini digarap dalam bentuk koreografi
kelompok, ditarikan oleh tujuh penari perempuan. ?Jamas Aji Pradah? merupakan karya tari
yang menceritakan tentang keagungan Ritual Adat Siraman Pusaka Gong Kyai Pradah. Ritual
yang dimaksud diwujudkan dengan membawakan cerita tentang kesetiaan Mbok Rhanda untuk
melakukan amanat yang diberikan oleh Sang Prabu dalam menjaga nilai luhur pusaka Gong
Kyai Pradah untuk disucikan. Dipercaya dan diyakini sebagai tolak-bala di desa tersebut.
??JAMAS? atau ?Jamasan? merupakan bahasa jawa Krama Inggil yang berarti pensucian,
?AJI? merupakan bahasa Jawa yang berarti raja, dan ?PRADAH? yang berarti agung. Dari
judul tersebut berangkat dari latar belakang yang tertulis. Siraman yang dilaksanakan oleh
masyarakat setempat yang mengikuti prosesi siraman. Sehingga judul karya tari ?Jamas Aji
Pradah? dimaknai penata sebagai penggambaran nilai dan makna masyarakat yang mengikuti
prosesi Siraman Pusaka Gong Kyai Pradah dengan ikhlas seperti Mbok Rhanda yang ada dalam
cerita Pusaka Gong Kyai Pradah. Karya ini menggunakan bahasa simbolik yang diharapkan
mampu menyampaikan kepada masyarakat makna dan pesan yang dikandungnya, sehingga
karya ini tidak hanya sekedar pertunjukan atau hiburan semata, tetapi juga dapat mengukasi
kesenian dan ritual adat setempat.